Pun, Aku Meneteskan Air Mata

shares

Tiba-tiba mataku sembab, tak terasa air mata pun mengalir, setelah membaca status adikku di Black Berry Massenggernya (BBM).

Saya pun tahu, adikku itu memiliki sekelumit masalah, setelah sebelumnya resign dari perusahan tempatnya bekerja.

Ia pun memutuskan mencari pekerjaan. Tak lama berselang setelah resign, ia pun diterima di perusahan medical, dan mengikuti training di perusahannya yang baru.

Hanya saja, di tengah perjalanan mengikuti training itu, ia memutuskan untuk berhenti. Adikku mengaku tidak sanggup menjalani tanggungjawab yang dibebankan perusahan itu kepadanya, jika ia lulus training tersebut.

Saya pun tahu adikku itu, orangnya pantang menyerah. Saya sebagai kakak pun harus memberikan semangat kepadanya agar tetap semangat dan pantang putus asa.

Tak lama setelah memberikan semangat dan petuah melalui pesan ke kontak BBMnya. Adikku itu pun menulis status di BBM_nya, walau pun sudah tidak memiliki kedua orang tua, tetapi semoga orang tua kami bahagia melihat anaknya yang ditinggalkan untuk selamanya, saling menjaga.

--------
Sinjai, Cafe Parley, Minggu, 15 Maret 2014.
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu

Related Posts

0 Komentar Anda:

Post a Comment