Tidak Lolos, Calon Panwaslu Mengamuk

shares

WATAMPONE,FAJAR -- Salah seorang calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) tingkat kecamatan di Bone yang tidak lulus seleksi, A Martiati, Rabu siang, 11 Juli, mengamuk. Aksi itu dilakukan saat pelantikan anggota Panwaslu di Aula Wisma Cempaka, Watampone. 

Sontak saja, aksi tersebut, mengundang perhatian para undangan maupun para anggota Panwaslu yang dilantik. 

Pasalnya, A Martiati berteriak-teriak, bahkan memaksa ingin menemui Ketua Panwaslu Bone, Akbar Syam. Namun, keinginannya itu dihalangi anggota kepolisian yang berjaga di lokasi pelantikan.

Dia mengatakan, sudah ditipu oleh ketua Panwaslu. Pasalnya, ia mengaku telah menyerahkan uang, agar bisa lulus seleksi Panwaslu. Setelah menerima uang saya, Ketua Panwaslu berjanji meluluskan. Akan tetapi, setelah pengumuman namanya tidak tercantum. "Saya sudah berikan uang kepada dia (Akbar Syam, red) sebesar Rp150 ribu, dan ia berjanji meluluskan saya," katanya. 

Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Bone, Akbar Syam, membantah apa yang ditudingkan A Martiati itu. Menurut Akbar, dirinya pernah menerima uang dari yang bersangkutan sebesar Rp 100 ribu, karena yang bersangkutan memaksa menerimanya. Tapi,  sudah mengembalikan uang itu. "Bukan Rp150 ribu, tapi Rp100 ribu, itu pun sudah saya kembalikan lagi melalui temannya," katanya. 

Dia mengatakan, tidak pernah menjanjikan kelulusan kepada Martiati, karena kelulusan itu, yang tentukan bukan dirinya selaku Ketua Panwaslu, akan tetapi melalui tim atau panitia seleksi Panwaslu. Apalagi, katanya, untuk kelulusan atau tidak sebagai anggota Panwaslu, itu melalui rapat pleno. (eds/ars)

Related Posts

0 Komentar Anda:

Post a Comment