Temukan Raskin Kekuning-kuningan

shares

Pemkab Bone Sidak Gudang Bulog 

WATAMPONE, FAJAR -- Tim monitoring program beras untuk masyarakat miskin (Raskin) Pemkab Bone menemukan beras kekuning-kuningan. Beras kualitas rendah itu, ditemukan di gudang Perum Bulog saat sidak, Rabu, 18 Juli. 

Sidak itu dilakukan untuk mengetahui stok dan kualitas raskin yang akan disalurkan di daerah ini. Tim dipimpin Asisten II Pemkab Bone, Amir Daus, didampingi Kabag Ekonomi Pemkab Bone, A Heny Mulawati. 

Lokasi pertama yang didatangi tim adalah gudang Bulog Apala, Desa Carawali, Kecamatan Barebbo. Kemudian, dilanjutkan ke gudang Bulog Tonra, Kecamatan Tonra.

Di Gudang Bulog Apala, tim memeriksa sampel beras yang tersimpan di gudang. Dari pemeriksaan itu, walaupun sampel beras yang diambil dinilai masih layak, namun kualitasnya tidak terlalu bagus. Dimana sejumlah butiran beras sudah kekuning-kuningan. 

Kabag Ekonomi, A Heny Mulawati, mengatakan, sidak ini dilakukan karena banyaknya keluhan terkait rendahnya kualitas raskin. "Sidak itu untuk membuktikan keluhan masyarakat," katanya. 

Heny menambahkan, tim monitoring raskin sendiri harus menjamin kualitas dan stok beras. Terutama raskin yang dibagikan ke masyarakat. 

Bukan apa-apa, kata dia, pihaknya selaku tim monitoring, tetap memperhatikan mutu beras yang disalurkan untuk warga miskin. Termasuk apa yang menjadi keluhan masyarakat. 

Sementara itu, Asisten II Pemkab Bone, Amir Daus menambahkan, tujuan lain dari sidak ini, untuk memastikan stok beras di daerah ini masih aman. 

Kepala Gudang Bulog Apala, Usman Umar, mengatakan, butiran beras yang kekuning-kuningan, akibat kualitasnya beras medium untuk program raskin berbeda dengan beras kepala. “Ini beras medium. Tentu berbeda kualitas dengan beras kepala,” ujarnya. 

Sementara, stok beras raskin yang tersimpan di Gudang Apala, sekitar  3.600 ton. Jumlah itu, untuk melayani penyaluran raskin di lima kecamatan. Bahkan masih mencukupi hingga 14 bulan ke depan. (eds/ars) 

Related Posts

0 Komentar Anda:

Post a Comment