26 July 2011

Nama Kepala BKD Dicatut

Penipuan Lewat Telepon

SINJAI -- Penipuan melalui telepon merebak di Sinjai. Bahkan yang jadi korbannya, CPNS 2009 formasi guru kelas yang hingga kini belum menerima surat keputusan (SK) sebagai CPNS.

Penipu pun memanfaatkan kondisi tersebut. Mereka melakukan penipuan dengan dalih akan membantu proses administrasi para korban, agar SK CPNS cepat keluar.

Tak tanggung-tanggung, penipu juga mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) A Taufiq dan meminta dikirimkan uang senilai Rp5 juta hingga Rp20 juta ke rekening penipu tersebut.

Dalam rilis yang diterima FAJAR yang ditandatangani staf humas dan protokol Pemkab Sinjai, AM Amin T, tertanggal 5 Juni menyebutkan, sekira 20 CPNS sudah jadi korban. Mereka merupakan guru kelas di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Sinjai Barat misalnya, sudah ada 18 orang dan di Sinjai Borong, dua orang.

Kepala  BKD Sinjai, A Taufiq, terkejut dengan pencatutan namanya tersebut untuk meminta uang kepada para CPNS. "Saya baru tahu kabar ada yang mencatut nama saya. Yang jelasnya, itu sudah penipuan," katanya, saat dikonfirmasi Senin, 6 Juni.

Dia menambahkan, saat ini belum ada laporan tentang adanya CPNS yang tertipu. Tetapi, jika kabar tersebut benar, maka diharapkan bagi para korban untuk segera melaporkan penipuan tersebut ke pihak berwajib.

Saat ditanya mengapa SK CPNS itu belum keluar, Kepala BKD Sinjai, menjelaskan, saat ini sementara dalam proses di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Makassar.

Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Sutomo, saat dihubungi via telepon, mengaku belum menerima adanya laporan dari CPNS yang jadi korban penipuan. "Jika benar kabar tersebut, saya berharap agar mereka melaporkannya ke Polres Sinjai untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Laporan para korban penipuan itu, lanjutnya, sangat dibutuhkan. Karena itu akan menjadi bahan penyelidikan bagi kepolisian guna mengungkap siapa pelakunya. (eds)

No comments:

Post a Comment