Headlines News :
Home » » Perangkat Desa Laporkan Kadesnya

Perangkat Desa Laporkan Kadesnya

SINJAI -- Perangkat desa, tokoh pemuda dan warga Desa Pulau Bungung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Sinjai, mendatangi Kantor DPRD Sinjai, Rabu, 4 Mei. Mereka datang menyampaikan dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilakukan Kepala Desa Pulau Bungung Pitue, Subhan.

Mereka diterima Ketua Penerima Aspirasi DPRD Sinjai, M Amsul A Mappangara. Menurut Bendahara Desa Pulau Bungung Pitue, Risnawati, dugaan penyalahgunaan itu diperkuat dengan bukti buku kas desa. "Keseluruhan ADD sudah diterima Rp10 juta lebih, untuk pembangunan bak air bersih," katanya.

Dia menambahkan, pekerjaan bak penampung air bersih itu menggunakan dana ADD 2010. Dana pembangunannya sudah dikeluarkan semua. Tapi, lanjutnya, sampai sekarang bangunan itu belum selesai. Hal senada, disampaikan Ketua BPD, Rustam. Menurut Rustam, dugaan penyimpangan bukan hanya dana ADD. Tetapi, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kepala Desa periode 2008-2010 tidak disertakan tanda tangannya. Padahal, menurut dia, sahnya LPJ tersebut, jika disertakan tanda tangan sebagai Ketua BPD.

Menanggapi aspirasi itu, Amsul A Mappangara mengaku kemungkinan adanya penyimpangan besar-besaran di desa tersebut. Alasannya, baru kali ini, selama menjadi anggota dewan, menerima aspirasi dari perangkat desa. Untuk itu, katanya, pihak DPRD akan menindak lanjuti laporan itu. Ia juga berjanji akan mendesak Kepala Kecamatan Pulau Sembilan segera turun menindaklanjuti laporan perangkat desa tersebut.

Subhan yang dikonfirmasi mengatakan, semua laporan tersebut tidak benar. Dirinya tidak pernah menyalahgunakan dana ADD. Hanya saja, ia memang mengakui bahwa begitu banyak kendala di desa dalam melakukan pembangunan. Terutama dalam melakukan perencanaan dengan menyusun rencana anggaran biaya (RAB). "Desa sangat terbatas soal itu," ujarnya.

Soal laporan itu, ia justru menyebut sebagai motif politis. Alasannya, semua yang datang melapor itu adalah lawan-lawan politiknya. Salah satunya adalah mantan lawannya pada pemilihan kepala desa. "Terserah mau ditafsirkan seperti apa. Tapi soal penyelewenangan, saya punya data semuanya," ujarnya.

Soal LPJ yang tidak ditandatangani BPD, ia mengatakan, itu juga tidak benar. Karena yang tidak ditandatangani baru 2010. Makanya, hingga saat ini, dana ADD-nya belum cair, karena BPD tidak tanda tangan. "Itu pun dia yang tidak mau tanda tangan," katanya.
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Edy Arsyad - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template