23 April 2011

Peringatan Hari Bumi, di warnai Penanaman Bibit Pohon

Sinjai---Peringatan hari Bumi se-dunia, yang jatuh Juma'at, 21 April, kemarin, diwarnai unjuk rasa puluhan Mahasiswa. Pengunjuk rasa sendiri, berasal dari sejumlah elemen pemerhati alam di Kabupaten Sinjai, diantaranya Mahasiwa Pecinta Alam (Mapala) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Sinjai,serta Forum Pecinta Alam (FPA) Sinjai.

      Mereka  berorasi di Depan Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan dan Pertambangan (Kapeldatam), yang terletak di Jalan Persatuan Raya. Selain berorasi, mereka juga menanam sejumlah bibit pohon di pinggir jalan tersebut.

      Salah seorang orator, Hisbullah,mengatakan, bahwa bencana yang kerap melanda di negeri ini, disebabkan ekploitasi alam, yang tidak dibarengi kelestariannya,"Kami prihatin dengan sejumlah kerusakan alam, yang disebabkan eksploitasi yang berlebihan. Parahnya, kerusakan alam itu, akan berpengaruh secara langsung pada keberlangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya,"ungkapnya dalam orasinya.


       Selain permasalahan ekploitasi alam, ia juga mengemukakan fenomena pemanasan global, yang kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan kehidupan manusia di bumi ini,"Fenomena perubahan iklim dan pemanasan global (global warning) menjadi ancaman bagi keberlangsungan makhluk hidup di bumi,"katanya. Pemanasan global, kata Hisbullah,di sebabkan tingginya emisi gas buang yang mencemari lingkungan. Untuk itu, himbaunya, peranan pemerintah bersama masyarakat untuk bersinergi untuk melakukan gerakan sosial untuk menjaga dan melestarika alam.
  
   Unjuk rasa itu berjalan dengan tertib. Namun, pengunjuk rasa, sempat menghentikan satu pengendara mobil, sekitar satu menit, sebagai bentuk dukungan pengurangan gas buang, yang berasal dari kendaraannya.  Selain itu, mereka menghimbau kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan melestarikannya,"Mari kita menanam pohon sebagai salah satu bentuk nyata, mencintai bumi kita,"ujar salah satu pengunjuk rasa.

No comments:

Post a Comment