0
On this Article
Home  ›  Berita

29.500 Buroncong Dicicipi Bersama

Masuk Rekor MURI
 
MAKASSAR -- Makassar kembali membuat rekor yang masuk MURI (Museum Rekor Indonesia) dalam kegiatan memakan buroncong --makanan khas warga Makassar. Dalam rangkaian fun bike Bank Central Asia di Lapangan Karebosi, sebanyak 58 gerobak terkumpul.

Dari 58 gerobak buroncong itu, tidak kurang 29.500 buroncong yang tersaji dan dicicipi bersama oleh peserta fun bike. Mereka menikmati makanan yang terbuat dari terigu dan kelapa itu usai finis di Karebosi. 

Pimwil BCA Makassar Hendrik Sia mendampingi Kapolda Sulsel irjen Pol Johny Waenal, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan beberapa petinggi lainnya terlihat sangat menikmati buroncong.

Hendrik Sia mengaku memilih buroncong sebagai sarapan pagi peserta fun bike bertujuan untuk mempromosikan kuliner Makassar. "Ini (buroncong red) perlu untuk kita lestarikan," katanya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Selain itu, kata Hendrik, BCA Makassar ikut  berpartisipasi pada program Pemkot Makassar, Visit To Makassat 2011. Kegiatan yang bertajuk, Fun Bike Makassar 2011 ini juga tercatat pada Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk gerobak buroncong terbanyak.

Abdullah, penjaja buroncong mengaku khusus kemarin tidak menjajakan buroncong. Ia fokus pada kegiatan BCA yang bekerja sama dengan PKK Pemkot  Makassar ini. "Kami penjual buroncong sendiri,  terbagi dari 13 kelompok, dan tiap kelompok  ada 4 sampai 6 gerobak, serta diharuskan  setiap gerobak membuat 500 biji buroncong ,"ungkap warga Tamalanrea Jaya ini.

Ia mengaku mendapatkan Rp 375.000 dari penjualan sekira 500 buroncong itu. Sebab, lanjut Abdul, sebiji di hargai Rp 750. "Kami berharap agar kegiatan seperti ini sering diadakan , agar keberadaan penjual buroncong mampu berkembang," harapnya.

Sebelumnya BCA Makassar telah menggebrak kota ini dengan sepeda santai, pagi kemarin. Sekitar 6.000 bikers dari berbagai komunitas sepeda di Makassar ikut ambil bagian. Sekadar narsis-narsisan dan mencari keringat.

Sejak pukul 06.00 wita, kawasan Boulevard sudah sesak oleh kerumunan bikers, sebutan pencinta sepeda. Awan gelap yang menutupi sebagian kota ini tidak melemahkan semangat bikers untuk bersepeda santai. Mereka tetap terlihat cerah menunggu acara pelepasan. Hujan yang mengguyur bikers bukan halangan untuk finis di Karebosi. (eds)
Posting Komentar
Search
Menu
Theme
Share
Additional JS