5 December 2010

Tentang Perasaan...

Benarkah ini yang dinamakan cinta, atau hanya perasaan suka pada paras cantiknya. Menggelayut wajahnya menemani kehampaan tuk hiasi di malam sepiku. Sebenarnya, aku bukanlah orang yang suka mengobral kata cinta, karena cinta tak sekedar kata-kata. Tetapi sebuah sikap, pengorbanan, saling memahami satu sama lainnya, serta mau menerima kekurangan masing-masing. Belajarlah mencintai seseorang dengan kekurangannya, dengan cara yang sempurna.

   tetapi, Aku tak mampu tuk mengelak pada perasaan yang begitu menggebu tuk ungkapkan padanya. Kusimpan rasa itu kekal dalam lubuk hati ini, ketakutannku jika perasaan ini hanya bertepuk disebelah tangan, menjadi momok yang menakutkan bagiku, jika perasaan ini ku ungkapkan padanya,-Karena keinginan tak semestinya berjalan dengan kenyataan-, yang  pada akhirnya ujung dari penantian hanyalah luka hati.

Pun, sesekali aku hanya menyimpan perasaan ini dalam torehan celoteh hati. Ibarat memakan buah si malakama, kalimat yang mewakili perasaan ku kali ini. Disatu sisi bila aku tak ungkapkan perasaan ini, bagaimana aku mengetahuinya, bila Ia cinta juga kepadaku. Bukankah perasaan itu bila tak diungkapkan hanyalah luapan perasaan atau ingin yang tersimpan di hati saja, tanpa dapat dimengerti kepada seseorang yang kita tujukan. Namun, disisi lain, bila ku ungkapkan perasaan ini,"Jangan-jangan perasaanya kepadaku terbalaskan dengan kata, -Aku menganggap kakak sebatas teman saja-,ungkapan klasik yang sering aku dengar, bila seseorang menolak cinta agar yang bersangkutan  tidak tersinggung".

No comments:

Post a Comment